Informasi Hubungi : 08989168899

PRODAC LABORET TEST

Test kit untuk mengetahui nilai pH, KH, GH, dan NO2.

Keunggulan :

Mengetahui kadar kalsium terlarut dalam air

Menjaga kondisi ikan tetap sehat

Menjaga kondisi tanaman tetap sehat

Reaksi cepat

Hasil akurat

Keterangan :

1. Kadar Kesadahan Karbonat dalam Air

Kesadahan karbonat menunjukkan adanya karbonat yang terkandung dalam air. Kesadahan karbonat penting untuk diketahui karena berpengaruh pada keseimbangan kimiawi air. Kesadahan karbonat berhubungan langsung dengan nilai pH (alkalinitas) dan kadar karbondioksida. Kenaikan kesadahan akan mengakibatkan peningkatan pH dan penurunan CO2 sehingga berpengaruh terhadap kehidupan ikan dan tumbuhan air. Kesadahan yang tidak tepat dapat memberikan efek buruk terhadap ikan seperti gangguan metabolisme, gangguan kerja ginjal, dan gangguan kerja alat indera. Perubahan pH sebagai dampak dari perubahan kesadahan juga akan mempengaruhi pertumbuhan alga, bakteri, dan jamur dalam air sehingga akan mempengaruhi kesehatan ikan ataupun tanaman air. Sehingga pemantauan berkala kondisi pH air sangat membantu juga untuk menjaga dan memantau kesehatan ikan dan tanaman air.

2. Kadar Kesadahan Total dalam Air

Kesadahan total atau General Hardness (GH) adalah ukuran ion magnesium dan kalsium terlarut dalam air. Kesadahan total menjadi indikator air lunak atau keras. Air lunak memiliki kadar mineral terlarut yang rendah di dalamnya, dan begitu pula sebailknya dengan air keras. Pada umumnya sebagian besar ikan dapat mentoleransi kesadahan yang berbeda selama tidak terlalu jauh dari kadar optimalnya. Akan  tetapi, tidak sedikit pula jenis ikan yang akan mengalami gangguan ketika berada dalam air yang nilai kesadahannya menyimpang terlalu jauh. GH juga berkaitan erat dengan pH dan KH. Nilai GH tinggi menandakan peningkatan nilai pH dan KH. Kesadahan yang tidak tepat dapat memberikan efek buruk terhadap ikan seperti gangguan metabolisme, gangguan kerja ginjal, dan gangguan kerja alat indera. Perubahan pH sebagai dampak dari perubahan kesadahan juga akan mempengaruhi pertumbuhan alga, bakteri, dan jamur dalam air sehingga akan mempengaruhi kesehatan ikan ataupun tanaman air. Sehingga pemantauan berkala kondisi pH air sangat membantu juga untuk menjaga dan memantau kesehatan ikan dan tanaman air.

3. Kadar Nitrit dalam Air

Kadar nitrit dalam akuarium sangat berpengaruh untuk kelangsungan hidup dan kesehatan ikan. Nitrit dihasilkan dari bakteri authotrophic Nitrosomonas yang menggabungkan Oksigen dan Amonia di dalam bio-converter dan di dinding kolam. Sama halnya seperti Amonia, kandungan Nitrit dapat meningkat secara tiba-tiba di dalam bio-converter sampai bakteri berkembang dan dapat menerima tambahan material Nitrit baru. Hal ini dapat terjadi oleh karena adanya banyaknya penambahan ikan baru di kolam atau terjadi ketika musim panas di mana suhu meningkat. Meningkatnya aktivitas ikan oleh karena naiknya temperatur dapat meningkatkan kadar Nitrit lebih cepat karena reaksi bakteri yang lambat. Sebuah bio-converter dapat rusak sebagian oleh karena racun atau channeling media yang mengurangi tingkat efektivitasnya, sehingga kandungan Nitrit meningkat. Kandungan Nitrit yang rendah pada kondisi Amonia tinggi memperlihatkan bahwa Amonia-Nitrit bio-converter belum berperan sempurna, akan tetapi jika kandungan Amonia rendah dengan kandungan Nitrit tinggi, menunjukkan bakteri pengkonversi Nitrit-Nitrate belum aktif bekerja.Nitrit merupakan pembunuh yang tidak terlihat. Air kolam dapat terlihat baik tapi Nitrit tidak dapat terlihat. Hal ini dapat mengakibatkan kematian, khususnya pada ikan kecil, walaupun pada konsentrasi di bawah 0.25 ppm. Nitrit merusak sistem syaraf, hati, limpa, dan ginjal ikan. Bahkan pada konsentrasi yang sangat rendah pada selang waktu yang agak lama dapat memberikan kerusakan yang lama. Intensitas tinggi dalam waktu singkat “spike” yang biasanya dapat terjadi ketika baru memasang bio-converter yang tidak terdeteksi menyebabkan masalah yang akan terlihat sebulan kemudian. Indikasi umum terhadap ikan yang terkena lonjakan Nitrit secara tiba-tiba di waktu sebelumnya adalah pada penutup insang yang melengkung keluar di tepinya. Penutup insang tersebut tidak dapat tertutup rata pada badan ikan.

4. Kadar pH dalam Air

pH sangat berpengaruh dalam membuat suasana kondisi air menjadi asam ataupun basa. Ikan memiliki ambang batas untuk menerima perubahan kondisi asam dan basa air. Perubahan kondisi asam dan basa secara signifikan akan meningkatkan stress pada ikan maupun tanaman air di dalamnya. Stress pada ikan dapat memicu munculnya berbagai gangguan kesehatan ataupun pertumbuhan ikan. pH ideal untuk ikan dan tanaman air adalah netral atau berkisar 5,5-7,5 untuk fresh water dan kondisi alkaline untuk saltwater pH yang diperlukan 8,5 keatas. pH yang ideal akan membantu untuk memperpanjang masa hidup dari ikan. pH terlalu asam dapat menyebabkan ikan mengalami asidosis. Asidosis pada ikan akan menyebabkan nafsu makan ikan menurun, kekebalan tubuh ikan juga menurun, dan ikan mudah terkena penyakit. Jika air terlalu basa kondisinya ikan akan mengalami kondisi alkalosis. Alkalosis pada ikan akan mempengaruhi pernafasan ikan, dan juga dapat menurunkan kekebalan tubuh ikan. Perubahan pH juga akan mempengaruhi pertumbuhan alga, bakteri, dan jamur dalam air sehingga akan mempengaruhi kesehatan ikan ataupun tanaman air. Sehingga pemantauan berkala kondisi pH air sangat membantu juga untuk menjaga dan memantau kesehatan ikan dan tanaman air.

Halo!

Silahkan hubungi salah satu dari tim customer support kami

Support Customer Service 1
+628989168899
Hello! What can I do for you?
×
Hubungi Kami