(18 Feb 2019)

KETAHUI PENYEBAB KANKER PADA ANJING & KUCING

Semua pemilik hewan pasti akan sangat khawatir mendengar penyakit satu ini. Ya, kanker adalah penyakit yang paling ditakuti karena sampai sekarang belum ada obatnya. Tidak hanya manusia, hewan anjing dan kucing pun bisa terjangkit penyakit ini. Kanker merupakan penyakit akibat pertumbuhan sel di dalam tubuh yang tak terkendali. Sel yang normal bisa bermutasi menjadi sel kanker apabila mendapat paparan agen pemicu kanker. Dalam perkembangannya, sel-sel kanker ini dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya sehingga dapat menyebabkan kematian.

Kanker dapat ditandai dengan munculnya benjolan atau tumor di bagian tubuh tertentu. Tumor adalah istilah untuk segala benjolan tidak normal atau abnormal. Nah, kanker adalah istilah umum untuk semua jenis tumor ganas. Namun begitu, tidak semua benjolan bisa terdeteksi dari  luar, untuk kasus – kasus tertentu benjolan tersebut tumbuh di bagian organ dalam tubuh sehingga tidak bisa terdeteksi dari luar. Sebenarnya apa saja sih penyebab kanker pada anjing dan kucing?

Penyebab Kanker pada Anjing & Kucing

Salah satu pertanyaan paling umum yang sering terbesit di pikiran ketika hewan peliharaan kita terdiagnosa kanker adalah "Apa yang menyebabkan kanker pada hewan peliharaan saya?". Hal ini menjadi informasi penting yang ingin pemilik hewan ketahui. Namun sayangnya, ini adalah pertanyaan yang sangat sulit untuk dijawab secara akurat, karena dalam hampir semua kasus kanker biasanya disebabkan oleh kombinasi pengaruh genetik dan lingkungan.

 

Faktor Internal

1. Genetik

Fakta bahwa jenis kanker tertentu terjadi lebih sering pada breed anjing dan kucing tertentu memberikan banyak bukti bahwa faktor genetik mengambil peranan penting dalam teradinya kanker. Kita tahu bahwa mutasi genetik yang menyebabkan kanker dapat diteruskan ke anak anjing dan anak kucing, sehingga menimbulkan kecenderungan yang dapat diwariskan ke berbagai jenis kanker. Beberapa breed anjing yang rentan terkena kanker diantaranya adalah Rottweiler, Bernese Mountain Dog, Bouvier des Flandres, German Shepherd, Great Dane, Labrador Retriever, Bichon Frise, Boxer, dan Golden Retriever.

 

2. Paparan Hormon Alami

Hormon dapat bertindak untuk meningkatkan perkembangan kanker tapi juga bisa menghambatnya, tergantung jenis kankernya. Anjing betina memiliki kemungkinan lebih kecil untuk mengalami kanker mammae ketika mereka disteril pada usia mudanya, mungkin karena kurangnya paparan hormon reproduksi dari ovarium yang berfungsi untuk pertumbuhan jaringan mammae. Namun, sterilisasi sebenarnya dapat menyebabkan peningkatan risiko mengembangkan kanker prostat pada anjing jantan. Selain itu, sterilisasi juga dapat meningkatkan risiko osteosarcoma dan karsinoma sel transisional dari vesica urinaria pada anjing, tanpa memandang jenis kelamin.

 

Anjing yang disterilisasi sebelum mengalami siklus birahi memiliki peluang 0,5% untuk terjangkit kanker mammae selama masa hidup mereka. Ini meningkat menjadi 8% jika mereka disterilisasi setelah mengalami satu siklus birahi, dan 26% jika disterilisai setelah mereka mengalami dua siklus biarhi. Kucing yang disterilisasi sebelum usia enam bulan memiliki kemungkinan tujuh kali lebih kecil terjangkit kanker mammae daripada kucing yang disteril setelah usia enam bulan. Diperkirakan bahwa hormon yang dilepaskan selama siklus birahi menyebabkan mutasi dalam jaringan mammae, yang mengarah ke perkembangan kanker.

 

Faktor Eksternal

1. Asap Rokok

Ada hubungan yang mungkin antara paparan asap rokok dan perkembangan kanker mulut pada kucing. Hipotesisnya adalah bahwa karsinogen yang ada dalam asap rokok akan secara pasif disimpan pada bulu kucing, dan ketika kucing merawat dirinya sendiri, mereka secara tidak sengaja menelan partikel-partikel ini, yang dapat menyebabkan perkembangan tumor di dalam rongga mulut.

2. Virus

Ada hubungan antara Feline leukemia virus (FeLV) dan Feline Immunodeficiency Virus (FIV) dan perkembangan limfoma pada kucing. Banyak kucing yang positif mengidap virus karena anak kucing mungkin tidak menunjukkan tanda-tanda klinis selama beberapa tahun. Virus-virus ini diketahui menyebabkan kanker pada kucing. Kucing yang dites positif FeLV peluang 60 kali terjangkit limfoma daripada kucing yang dites negatif untuk virus ini, dan kucing yang positif FIV lima kali lebih mungkin terjangkit limfoma. Kucing yang dites positif untuk kedua virus secara bersamaan 80 kali lebih mungkin terjangkit limfoma.

3. Eksposur lingkungan lainnya

Dalam ilmu onkologi hewan, ditemukan bahwa agen karsinogen seperti asap, pestisida, sinar UV, asbes, insinerator limbah, tempat yang tercemar, dan limbah radioaktif dan dapat meningkatkan risiko kanker pada hewan peliharaan. Definisi pestisida adalah setiap zat yang digunakan untuk menghancurkan serangga atau organisme lain yang berbahaya bagi tanaman budidaya atau hewan (misalnya, obat kutu / ticka topikal). Beberapa penelitian menyebutkan bahwa paparan pestisida yang mengandung asam dichlorophenocyacetic (2,4-D) dikaitkan dengan peningkatan risiko limfoma pada anjing. Anjing yang tinggal di daerah perkotaan memiliki risiko lebih tinggi untuk mengembangkan limfoma karena paparan sinar UV dan banyaknya polusi.

 

Penyakit kanker bukanlah perkara yang mudah untuk disembuhkan, sehingga sebagai pemilik hewan sudah seharusnya kita benar-benar memperhatikan aspek kesehatan hewan peliharaan kita. Memberikan asupan gizi yang sehat bisa menjadi langkah yang tepat untuk meminimalisir resiko kanker. Pakan hewan holistik dengan bahan-bahan alami sangat dianjurkan.

ADDICTION PET FOOD adalah salah satunya. ADDICTION PET FOOD merupakan pakan holistik yang diformulasikan untuk anjing dan kucing. Berbahan dasar protein hewani yang holistik sangat sehat untuk anjing dan kucing Anda. Sumber protein di dalam pakan ini menggunakan sigle source protein atau protein tunggal dari satu jenis hewan saja, jadi lebih murni dan bagus  meminimalisir alergi. ADDICTION PET FOOD bebas bijian dan bebas gluten, sudah dilengkapi dengan probiotik dan prebiotik. Untuk menjaga anjing dan kucingmu selalu sehat dan memiliki resiko kecil mengalami kanker, pakan ini sangatlah direkomendasikan karena di dalam pakan ini tidak menggunakan pengawet, pewarna maupun perasa buatan.?






Kembali ke News

Halo!

Silahkan hubungi salah satu dari tim customer support kami

Support Customer Service 1
+628989168899
Hello! What can I do for you?
×
Hubungi Kami