. Total Visitor: 55,914

YUK MENGENAL IKAN TIKUS, SI IKAN PEMALU

 

Ikan tikus disebut juga bronze catfish atau armoured catfish, memiliki nama ilmiah Corydora. Disebut ikan tikus karena ikan ini memiliki sifat pemalu, sama seperti tikus yang ketakutan ketika terlihat manusia. Ikan corydoras merupakan golongan ikan omnivora dan bersifat bottom feeder (pemakan biota dasar). Ikan corydoras berasal dari perairan Amerika Selatan dan telah dibudidayakan di seluruh dunia dengan banyak speises. Dalam penelitian terakhir, dijelaskan bahwa terdapat 120 spesies ikan Corydoras, namun hanya beberapa spesies yang sudah di budidayakan diperairan Indonesia. Dengan semakin maraknya para pecinta ikan hias, maka permintaan ikan jenis Corydoras ini juga semakin banyak. Oleh karenanya, sebagai para penghobi ikan hias dan pembudidaya ikan Corydoras harus memiliki pengetahuan tentang pemeliharaan ikan ini. Dalam artikel kali ini, kita akan membahas seputar ikan corydoras. Mulai dari morfologi, tingkah laku, perawatan dan dari segi kesehatannya.

 

Jenis-Jenis Ikan Corydoras di Indonesia

1. Corydoras aeneus

2. Corydoras adolfoi

3. Corydoras barbatus

4. Corydoras paleatus

5. Corydoras panda

6. Corydoras pygmaeus

7. Corydoras rabauti

8. Corydoras septentrionalis

9. Corydoras sterbai

10. Corydoras sychri

Berikut adalah Jenis-jenis Ikan Corydorus yang dibudidayakan di Indonesia

Morfologi Ikan Corydoras

Ikan ini memiliki ukuran raltif kecil dengan maksimum 7,5 cm. Ikan corydoras betina lebih besar dari ikan corydoras jantan. Dengan sirip ikan jantan yang lebih lancip, lebar dan panjang. Bentuk badannya kompak, bungkuk pada bagian punggung, agak pipih ke samping, dengan mulut menghadap ke bawah. Ikan ini dilengkapi dengan kumis yang menunjukkan cirri khas dari kelompok catfish. Jumlah kumis ikan corydoras yaitu dua buah, yang berfungsi sebagai sensor atau radar untuk mencari makan maupun saat perkawinan. Memiliki sepasang sirip dada dan perut, sedangkan sirip lainnya tunggal. Sirip dada terdiri atas tulang yang lancip pada jari-jari pertamanya yang digunakan sebagai senjata untuk menghalangi musuh. Ikan ini ditutupi oleh sisik yang tersusun rapi. Deretan sisik sebelah atas berjumlah 21023 sisik, sedangkan sisik bagian bawah berjumlah sebanyak 19-21 sisik.

 

Tingkah Laku dan Reproduksi Ikan Corydoras

 

Bagaimana Perawatan Ikan Corydoras di Dalam Akuarium

1. Persiapkan akuarium

Penggunaan akuarium harus ditentukan berdasarkan jumlah ikan yang akan dipelihara. Jika ikan corydoras yang akan dipelihara berjumlah 4 – 6 ekor, maka persiapkan akuarium dengan daya tamping air sebanyak 38 liter.

2. Kondisi air yang tepat

Suhu air yang cocok untuk ikan ini bergantung pada ketinggian tempat ditemukannya. Pada daerah subtropis suhu yang diperlukan sekitar 10 – 12 derajat Celcius, sedangkan pada daerah tropis 24 - 28 derajat celcius. Dengan nilai pH yang baik sekitar 6,0 – 7,6, dan tingkat hardness 10 derajat dH. Ikan Corydoras lebih suka air dengan tingkat pH yang netral dan mendekati asam.

3. Pemberian substrat dasar pada akuarium

Gunakan kerikil halus atau pasir dengan kedalaman 2 inci, karena ikan ini merupakan ikan yang hidupnya berada di dasar akuarium. Penggunaan substrat yang tajam atau kotor dapat merusak kumis ikan

4. Pemberian tanaman ke dalam akuarium

Pemberian tanaman air dan bebatuan serta dekorasi lain dapat menciptakan daerah persembunyian bagi ikan ini. Selain itu, pemberian tanaman juga dapat dijadikan sebagai tempat peletakan telur ikan corydoras.

5. Pakan ikan Corydoras

 

 

 

HAI FENG BOTTOM-DWELLING

 

 

 

 

6. Pencampuran dengan ikan hias jenis lain

 

Apakah Penyakit yang Biasa Menyerang Ikan Corydoras

1. White Spot

 2. Infeksi bakteri

Semoga bermanfaat


Kembali ke halaman news